Berseru alam semesta
dalam kabut dan awan
yang menghalau
Segala indera penglihatan
hingga meresap ke dada
Melihat dengan cinta dan kasih
Menderu angin
meliukkan daun dan ranting
dalam keremangan cinta
Menyongsong hari yang akan tiba
dalam suasana
tak tahu arah
Kuingin bersama
angin dan kabut
pergi dalam bayang
yang tak tertemukan
Dalam senyuman yang penuh makna
songsong mentari
yang akan sangat menyilaukan
Semoga menyinari hati dan jiwa
yang lagu gundah dan gulana
dalam kenangan yang tak kunjung padam
dalam ingatan jiwa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar