Memuja dengan diam
merindu dengan bayangmu
disetiap relung hati
yang tak pernah berubah
tetap akan selamanya
Diantara memuja dan merindu
kuingin ada di dalamnya
walau hanya sesaat
Bersama dan bersua
adalah mimpi dan angan
dalam relung dan angan
Apapun itu
takkan mampu mengubah
yang telah terjejak dalam hati
100 tahun lamanya
kuingin tetap
memuja dan merindu
Rabu, 25 Februari 2015
Menyibak Kalbu
Gundah tak jung
Kasih menyibak kalbu
Mengoyak idealis
Disisi yang tak bisa lepas
Genggaman kasih dan idealis
Akankah satu dalam damai
Walau itu takkan satu
Membelah jiwa hati raga
Bersandar pengharapan
Dalam asa dan bangga
Tidakkah jahat
Tidakkah sengsara
Diantara kasih dan idealis
Dalam cinta dan harapan.
Kasih menyibak kalbu
Mengoyak idealis
Disisi yang tak bisa lepas
Genggaman kasih dan idealis
Akankah satu dalam damai
Walau itu takkan satu
Membelah jiwa hati raga
Bersandar pengharapan
Dalam asa dan bangga
Tidakkah jahat
Tidakkah sengsara
Diantara kasih dan idealis
Dalam cinta dan harapan.
Dalam Bahagia atau Dalam Damai
Cinta tak harus terkatakan
dengan waktu
mengungkapkan sejuta makna
yang tak dapat di kekang
oleh sejuta rasa
Diantara kebimbangan
akan asa dan rasa
kuingin memilih
yang terpatri dalam jiwa
walau itu pengorbanan tak berharga
Nyata dalam sukma
diantara cinta dan kasih
adakah dimana?
kuharus memandang dan bersandar
Dalam Bahagia atau
Dalam Damai..
dengan waktu
mengungkapkan sejuta makna
yang tak dapat di kekang
oleh sejuta rasa
Diantara kebimbangan
akan asa dan rasa
kuingin memilih
yang terpatri dalam jiwa
walau itu pengorbanan tak berharga
Nyata dalam sukma
diantara cinta dan kasih
adakah dimana?
kuharus memandang dan bersandar
Dalam Bahagia atau
Dalam Damai..
Sebelum Kenangan Terkikis Waktu
Sebelum kenangan terkikis waktu
ingatlah aku denga kalian, begitu indah dan pahit
menjejaki langkah bersama, menumpuh jalan berbeda
dan tujuan yang berbeda. Tapi kutahu hati kita
tetap dalam satu asa diantara kerikil-kerikil yang mengganjal,
diantara hati dan keyakinan
kuyakin bahwa diriku dan kalian masih bersatu.
Bersama bayang-bayang cinta dan kasih yang mulai redup,
kuberharap suatu cahaya terang didepan
mendorong
untuk kugapai, walau jalan dan langkah
aku dan kalian tidak sama.
Kuharap aku dan kalian akan mampu menggapai cahaya itu
kapan, dimana, bagaimanapun caranya.
Aku dan kalian adalah satu walaupun terkubur
dan tersimpan dalam puing-puing kasih yang begitu tulus
dan angung direlung hati.
aku dan kalian akan tersenyum lebar dan berpelukan erat
walau hanya angan, itu cukup.
aku dan kalian dipertemukan dan dipisahkan oleh
Cinta dan Kasih.
ingatlah aku denga kalian, begitu indah dan pahit
menjejaki langkah bersama, menumpuh jalan berbeda
dan tujuan yang berbeda. Tapi kutahu hati kita
tetap dalam satu asa diantara kerikil-kerikil yang mengganjal,
diantara hati dan keyakinan
kuyakin bahwa diriku dan kalian masih bersatu.
Bersama bayang-bayang cinta dan kasih yang mulai redup,
kuberharap suatu cahaya terang didepan
mendorong
untuk kugapai, walau jalan dan langkah
aku dan kalian tidak sama.
Kuharap aku dan kalian akan mampu menggapai cahaya itu
kapan, dimana, bagaimanapun caranya.
Aku dan kalian adalah satu walaupun terkubur
dan tersimpan dalam puing-puing kasih yang begitu tulus
dan angung direlung hati.
aku dan kalian akan tersenyum lebar dan berpelukan erat
walau hanya angan, itu cukup.
aku dan kalian dipertemukan dan dipisahkan oleh
Cinta dan Kasih.
RELUNG HATI
KAU TERLUPAKAN
DALAM DETAK JANTUNG
KAU NYATA
DALAM KENANGAN
MENARI BERGEJOLAK
IRAMA RELUNG HATI
YANG MEMAKNAI KATA
HEMBUSAN NAPAS
BEGITU SINGKAT
TERPAUT WAKTU
DEMI CERITA
TAK KUNJUNG PADAM
BERLALU
DETIK, JAM
HARI, TAHUN
HAPUS DAN HAMPA
TIMBL DAN NYATA
RELUNG HATI
MERINDU DALAM SUKMA
MEGA WARNA
DALAM DETAK JANTUNG
KAU NYATA
DALAM KENANGAN
MENARI BERGEJOLAK
IRAMA RELUNG HATI
YANG MEMAKNAI KATA
HEMBUSAN NAPAS
BEGITU SINGKAT
TERPAUT WAKTU
DEMI CERITA
TAK KUNJUNG PADAM
BERLALU
DETIK, JAM
HARI, TAHUN
HAPUS DAN HAMPA
TIMBL DAN NYATA
RELUNG HATI
MERINDU DALAM SUKMA
MEGA WARNA
Akan Cinta
Mengerti akan cinta
Tak berbekas
Diantara Puisi
Lama penuh debu
Dihantar angin
Hinggap dihati
Tak tergoyahkan
Karang terjal bergelora
Sesuatu...
Mengerti dan tak mengerti
Cinta
Diantara kabut dan pelangi
Tersimpan dan terkubur
Puing-puing....
Tak berbekas
Diantara Puisi
Lama penuh debu
Dihantar angin
Hinggap dihati
Tak tergoyahkan
Karang terjal bergelora
Sesuatu...
Mengerti dan tak mengerti
Cinta
Diantara kabut dan pelangi
Tersimpan dan terkubur
Puing-puing....
Lelah Tak Terbatas
Hangat cahaya
Hari tanpa kelam
Diantara bayang
Tersisa
Relung hati
Diantara kasih
Bertabur bintang
Cercah harapan
Dengan cinta
Tanpa syarat
Lelah tak terbatas
Diantara jejak
Terbatas
Hari tanpa kelam
Diantara bayang
Tersisa
Relung hati
Diantara kasih
Bertabur bintang
Cercah harapan
Dengan cinta
Tanpa syarat
Lelah tak terbatas
Diantara jejak
Terbatas
PAGI
Pagi mengusik kalbu
dari relung-relung
menghampiri diri
tak menyerupai
Kata hati bisu
menatap pagi sendu
tak muncul
dengan hangat
Terdiam
diantara diam
kuingin sinar
dalam pagi tersenyum
Oh jiwa
pagiku hilang
entah
esok kan ada???
dari relung-relung
menghampiri diri
tak menyerupai
Kata hati bisu
menatap pagi sendu
tak muncul
dengan hangat
Terdiam
diantara diam
kuingin sinar
dalam pagi tersenyum
Oh jiwa
pagiku hilang
entah
esok kan ada???
Pengorbanan
Mengawali cinta
Dengan segala rasa
Dada goyah
Tak tertahankan
Membara tak kendali
Begitu indah
Dengan segala pesona
Mengaburkan Nurani
Begitu mudah tertipu
Segala daya
Yang kuingin
Tak sanggup
Menaggung begitu besar
Akan pengorbanan
Untuknya...
Dengan segala rasa
Dada goyah
Tak tertahankan
Membara tak kendali
Begitu indah
Dengan segala pesona
Mengaburkan Nurani
Begitu mudah tertipu
Segala daya
Yang kuingin
Tak sanggup
Menaggung begitu besar
Akan pengorbanan
Untuknya...
Kerinduan
Kerinduan yang tak tertahankan
Melawan jiwa yang rapuh
Tak pernah lepas
Oleh singkatnya waktu
Dengan sejuta rasa
Yang begitu Menggelora
Tidakkah kau melihat
Dengan hati
Kerinduan Memuncah
Begitu sempurna
Tidak siapa kau
Dimana dikau
Bersembunyi dalam gelap
Hilangnya malam
Merongga dada
Kuhanya untuk kau
Apakah kau tahu???
Melawan jiwa yang rapuh
Tak pernah lepas
Oleh singkatnya waktu
Dengan sejuta rasa
Yang begitu Menggelora
Tidakkah kau melihat
Dengan hati
Kerinduan Memuncah
Begitu sempurna
Tidak siapa kau
Dimana dikau
Bersembunyi dalam gelap
Hilangnya malam
Merongga dada
Kuhanya untuk kau
Apakah kau tahu???
Dunia
Indahnya dunia
tak nyata
bila dipandang dari satu sudut
yang tak bisa
memberi suatu tawa
Keajamnya dunia
tak hirau
bila hati dan raga
melayang
akan tangis dan duka...
tak nyata
bila dipandang dari satu sudut
yang tak bisa
memberi suatu tawa
Keajamnya dunia
tak hirau
bila hati dan raga
melayang
akan tangis dan duka...
Selasa, 17 Februari 2015
Angan
Memandang Masa
Jauh Kedepan
Dalam genggaman
Kedua Jari
Tak terbayang
Begitu Jauh dan berat
Tersuruk dalam waktu
Yang tak henti
Bagai jaring yang membelenggu
Jiwa-jiwa kebebasan
Memberontak tak leluasa
Dalam sesak menggelora
yang tak kunjung diam
Dimana diri dan asa
Dalam keceriaan tanpa batas
Kuingin.
Jauh Kedepan
Dalam genggaman
Kedua Jari
Tak terbayang
Begitu Jauh dan berat
Tersuruk dalam waktu
Yang tak henti
Bagai jaring yang membelenggu
Jiwa-jiwa kebebasan
Memberontak tak leluasa
Dalam sesak menggelora
yang tak kunjung diam
Dimana diri dan asa
Dalam keceriaan tanpa batas
Kuingin.
Cahaya Yang Tertinggal
Berselimut Ketenangan
Cara terbaik
Untuk dapat bersemayam
Dalam Jiwa
Yang tak tertahankan
Relung hati
Diantara gundah dan kalut
Takut bersarang
Mengikuti sentuhan
Kalbu Merintih
Mencari jalan
Mendapatkan Suatu Cahaya yang tertinggal
Melampaui batas logika
Kurindu...
Cara terbaik
Untuk dapat bersemayam
Dalam Jiwa
Yang tak tertahankan
Relung hati
Diantara gundah dan kalut
Takut bersarang
Mengikuti sentuhan
Kalbu Merintih
Mencari jalan
Mendapatkan Suatu Cahaya yang tertinggal
Melampaui batas logika
Kurindu...

.jpg)