Berseru dalam jiwa yang terbang
Anai-anai menari bak bidadari
Menyongsong cinta damai dan kasih putih
Oh meliuk-liuk tak tentu arah
Tak peduli apa-apa
Merindu tak kunjung padam
bergelora bak ombak menggulung
menderai camar yang terbang tinggi
Oh tak kunjung mendarat dalam jiwa kosong
mencabik-cabik tak berperasaan
Begitu menggelora
Menyentak, Menghentak
dalam keremangan keganasan
Bertemu, Berpisah
adalah biasa
tapi.. bertahan dan bersama
mungkin suatu tantangan
dari diri yang rapuh tak tetap
dalam mencari sesuatu yang pasti
Apakah ada disana?
Kamis, 24 April 2014
Kenangan Tak Kunjung Padam
Berseru alam semesta
dalam kabut dan awan
yang menghalau
Segala indera penglihatan
hingga meresap ke dada
Melihat dengan cinta dan kasih
Menderu angin
meliukkan daun dan ranting
dalam keremangan cinta
Menyongsong hari yang akan tiba
dalam suasana
tak tahu arah
Kuingin bersama
angin dan kabut
pergi dalam bayang
yang tak tertemukan
Dalam senyuman yang penuh makna
songsong mentari
yang akan sangat menyilaukan
Semoga menyinari hati dan jiwa
yang lagu gundah dan gulana
dalam kenangan yang tak kunjung padam
dalam ingatan jiwa.
dalam kabut dan awan
yang menghalau
Segala indera penglihatan
hingga meresap ke dada
Melihat dengan cinta dan kasih
Menderu angin
meliukkan daun dan ranting
dalam keremangan cinta
Menyongsong hari yang akan tiba
dalam suasana
tak tahu arah
Kuingin bersama
angin dan kabut
pergi dalam bayang
yang tak tertemukan
Dalam senyuman yang penuh makna
songsong mentari
yang akan sangat menyilaukan
Semoga menyinari hati dan jiwa
yang lagu gundah dan gulana
dalam kenangan yang tak kunjung padam
dalam ingatan jiwa.
Nur Cahaya
Tak harus mengenal
tak harus mencinta
Asing...asing...asing
dimana, kemana dan bagaimana..
begitu dunia tampak dihadapa
mata dan jiwa
Terang, suram, hitam, bercahaya
berganti dan terus berganti
dunia berputar
tak tahu kapan akan berakhir
Dimana diriku
mencari...mencari...mencari
suatu Nur Cahaya yang akan
tetap menyinari hingga akhir waktu
dan menyinari kehidupan lain yang akan datang
tak harus mencinta
Asing...asing...asing
dimana, kemana dan bagaimana..
begitu dunia tampak dihadapa
mata dan jiwa
Terang, suram, hitam, bercahaya
berganti dan terus berganti
dunia berputar
tak tahu kapan akan berakhir
Dimana diriku
mencari...mencari...mencari
suatu Nur Cahaya yang akan
tetap menyinari hingga akhir waktu
dan menyinari kehidupan lain yang akan datang
Kerinduan
Suatu senyuman manis
laksana gelegar halilintar
satu kalimat sendu
laksana letusan Krakatau
satu senandung rindu
menenggelamkan suatu negeri
Pada-Mu ku merindu
Pada Kekasih-Mu ku rindu
Pada Kalam-Mu ku berharap
pada tuntunan Shalawat Kekasih-Mu
ku jatuh terpengkur
Alangkah indah segala Kalam-Mu
sehingga hamba sehina diriku
takkan mampu menyangga kerinduan pada-Mu
Pertemukan diriku pada-Mu dan kekasih-Mu
dalam keadaan bersih dan suci
ku mohon dengan segala permohonan
Pada-Mu dan kekasih-Mu
izinkan aku....
laksana gelegar halilintar
satu kalimat sendu
laksana letusan Krakatau
satu senandung rindu
menenggelamkan suatu negeri
Pada-Mu ku merindu
Pada Kekasih-Mu ku rindu
Pada Kalam-Mu ku berharap
pada tuntunan Shalawat Kekasih-Mu
ku jatuh terpengkur
Alangkah indah segala Kalam-Mu
sehingga hamba sehina diriku
takkan mampu menyangga kerinduan pada-Mu
Pertemukan diriku pada-Mu dan kekasih-Mu
dalam keadaan bersih dan suci
ku mohon dengan segala permohonan
Pada-Mu dan kekasih-Mu
izinkan aku....
Cinta
Indah tak terkira
Kala hati berbunga
Menyatu di dada
Suatu mimpi akan terwujud
dalam doa dan harapan
Asa yang tak kunjung padam
membahana dan menggelora
dalam relung hati
Indahnya rasa syukur
tak terkira
akan kehidupan
dengan limpahan sayang
dari Pencipta kepada hamba
dengan cinta
yang abadi
tak terkikis oleh ruang dan waktu
akan menjadi suatu gemerlap
bergelora dalam hidup
adakah kau merasakannya
dalam helaan napas
dan denyutan jantung
semangat tak terkira
Akan Jihad di Jalan-Mu
Kala hati berbunga
Menyatu di dada
Suatu mimpi akan terwujud
dalam doa dan harapan
Asa yang tak kunjung padam
membahana dan menggelora
dalam relung hati
Indahnya rasa syukur
tak terkira
akan kehidupan
dengan limpahan sayang
dari Pencipta kepada hamba
dengan cinta
yang abadi
tak terkikis oleh ruang dan waktu
akan menjadi suatu gemerlap
bergelora dalam hidup
adakah kau merasakannya
dalam helaan napas
dan denyutan jantung
semangat tak terkira
Akan Jihad di Jalan-Mu

